Banyak penuntut ilmu di Indonesia yang memiliki impian untuk bisa melanjutkan Pendidikan tinggi di Universitas Islam Madinah (UIM), di artikel ini kita akan bahas 4 Cara Meningkatkan Peluang Beasiswa Universitas Islam Madinah.
Program pendidikan S1 ini bukan hanya karena UIM menawarkan beasiswa penuh, namun karena banyak faedah dan manfaat dari tinggal di Kota Suci Madinah, seperti; menunaikan sholat 5 waktu rutin di Masjid Nabawi, Mengikuti kelas tambahan di Masjid Nabawi, hingga Umrah Rutin setiap pekannya.
Untuk bisa meraih beasiswa di Universitas Islam Madinah, kita harus mengetahui bahwa persaingan atau kompetisi begitu ketat, disebabkan dari kuota yang dibatasi dan peminat yang banyak, oleh karena itu, perlunya bagi kita pejuang beasiswa Universitas Islam Madinah untuk mengeluarkan tenaga dan dedikasi yang lebih dari biasanya untuk memperjuangkan beasiswa di kampus yang kita impikan, berikut 4 cara yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan peluang diterima di Universitas Islam Madinah.
Jika kamu ingin menuju fakultas dinniyah (terkait Agama), kamu butuh memiliki hafalan Al-Qur’an yang mumpuni, semakin banyak dan semakin kuat hafalan kamu, semakin bagus, hafalan yang baik juga membutuhkan sertifikat pembuktian dari tempat kamu menghafal Al-Qur’an, kamu juga bisa ikut kelas Tahfidz hafalan Al-Qur’an di Masjid Nabawi untuk kejar hafalan 30 Juz bersertifikat resmi Masjid Nabawi, setelahnya kamu juga bisa ikut program Sanad di Masjid Nabawi, untuk detail program kamu bisa klik link ini: Program Belajar di Masjid Nabawi 1 Tahun.
Untuk meraih Beasiswa di Saudi Arabia, terlebih di Universitas Islam Madinah, kamu butuh sertifikat pencapaian misal; Sertifikat Qiraah, atau Utsul Tsalasah, atau Sertifikat Mutun Tholibul Ilmi di Masjid Nabawi, dengan belajar di Masjid Nabawi, kamu bisa ikut kelas Mutun yang diampu oleh Syeikh Abdul Muhsin Al-Qassim (Imam dan Khotib Masjid Nabawi) setelah selesai kamu berkesempatan mendapatkan sertifikat resmi Mutun Tholibul Ilmi dari Masjid Nabawi yang bisa kamu gunakan nanti sebagai berkas penguat saat pendaftaran di Universitas Islam Madinah.
Nilai akhir saat kamu SMA akan menjadi penting untuk proses pendaftaran beasiswa S1 di Universitas Islam Madinah, idealnya kamu memiliki taqdir “Mumtaz” atau nilai rata-rata 90 dari 100. Ini yang harus kamu perjuangkan saat di bangku SMA/Aliyah, namun nilai di bawah 90, seperti Jayyid Jiddan 80-90, atau Jayyid 70-80, tidak lah bermasalah, banyak juga peraih beasiswa yang mendapatkan dari nilai tersebut.
Sekarang kita masuk ke sesi akhir yang sangat penting yaitu adalah Tazkiah atau surat rekomendasi, betul jika kamu mau masuk Universitas Islam Madinah kamu disarankan meraih Tazkiah dari Alumnus UIM, atau yang paling kuat kamu bisa meraih rekomendasi dari pengajar atau dosen di Universitas Islam Madinah, bagaimana caranya? Kamu bisa ikut kelas atau Dars di Masjid Nabawi, ada banyak sekali dosen-dosen Universitas Islam Madinah yang menjadi pengajar di Masjid Nabawi, setelah mengikuti kelas beberapa bulan, kamu sudah mulai coba mengajukan Tazkiah untuk dirimu agar mendapatkan Beasiswa di Universitas Islam Madinah, kamu bisa ikut Program Belajar Informal di Masjid Nabawi dari Buldan juga loh! Info detail kamu bisa klik link ini: Program Informal Belajar di Masjid Nabawi 12 Bulan.
Mau ikut belajar di Masjid Nabawi sambil hunting Tazkiah?
Gabung Program July 2026 tahun ini!